Selasa, 09 Oktober 2012

Pengembangan Tanggung Jawab Sosial PT Kompas Gramedia


Nama : Resti Diniarsi
NPM : 12209081
Kelas : 4 EA 09
  
Tanggung Jawab sosial yang dilakukan oleh PT Kompas Gramedia dibagi menjadi beberapa kategori.
1.       Tanggung Jawab Kesehatan
Sejak tahun 1985, PT Kompas Gramedia membuka layanan kesehatan yang tidak hanya melayani karyawan Kompas Gramedia tetapi juga melayani masyarakat sekitar perusahaan. Bentuk pelayanan yang diberikan meliputi dokter umum, pemberian obat, konsultasi dan program keluarga berencana, serta vaksinasi dasar. Layanan ini berlaku untuk masyarakat di daerah Palmerah dan kantor Gajah Mada.

2.       Bantuan Penunjang Kegiatan Masyarakat
PT Kompas Gramedia juga turut memberikan dukungan untuk kegiatan masyarakat sekitar seperti untuk kegiatan Posyandu yang memberikan sumbangan berupa bahan-bahan untuk membuat bubur kacang hijau yang akan diberikan kepada balita. Perayaan Hari Raya Iedul Adha dalam bentuk hewan kurban. Dan untuk kegiatan-kegian masyrakat lainnya.

3.       Kegiatan Keagamaan
Tanggung jawab sosia keagamaan yang dilakukan oleh PT Kompas Gramedia adalah dengan membangun sebuah masjid yang cukup besar di Palmerah yang diberi nama Masjid At-Taqwa. Masjid ini tidak hanya digunakan oleh para karyawannya  saja, tetapi juga untuk masyarakat. Selain pembangunan masjid, perusahaan juga memberikan bantuan untuk kegiatan keagamaan lainnya yang diadakan oleh masyarakat sekitar.

4.       Kegiatan Bakti Sosial
Kegiatan bakti sosial diadakan terutama untuk membantu korban bencana alam dan lainnya, kegiatan uang dilakukan meliputi:
  • Pembagian bantuan di tempat musibah dalam bentuk obat-obatan, selimut dan pakaian, susu, beras dan lauk pauk.
  • Pengobatan masal
  • Khitanan masal
Program ini segera siap begitu terjadi musibah di wilayah Indonesia dan bersama program unit Kompas Gramedia yang lain membantu masyarakat secara langsung. Seperti pada saat gempa di Padang dan Tasikmalaya. Koordinasi dengan perangkat daerah selalu terjaga, sehingga perkembangan dari program yang dijalankan dapat selalu terpantau.

5.       Tanggung Jawab Pendidikan
PT Kompas Gramedia tidak hanya memberikan tanggung jawab kepada masyarakat sekitar perusahaan, tetapi juga secara nasiaonal, tanggung jawab tersebut dalam bentuk pedidikan.  Kegiatan yang telah berjalan adalah:
  • Pembangunan sarana pendidikan yang rusak karena bencana alam di Padang, Nias, Tasikmalaya, Bima, Aceh, Jogjakarta, dll
  • Pembuatan perpustakaan di komunitas dengan total target 600 perpustakaan yang tersebar di berbagai daerah seperti Lapas anak Tangerang, Bogor, Banjarmasin, dll
  • Program Buku untuk Semua
  • Pelatihan pengelolaan perpustakaan
  • Pemberian beasiswa untuk tingkat SD-SMA
6.      Tanggung Jawab Budaya
Tanggung jawab budaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka untuk menjaga kelestarian budaya asli Indonesia adalah dengan membuat gedung kesenian yang diberi nama Bentara Budaya. Gedung tersebut merupakan rumah tradisional kudus yang dibeli dari sesorang dan dipugar. Bangunan tersebut merupakamn tempat untuk menyimpan koleksi barang-barang kesenian tradisoanal Indonesia seperti alat-alat musik dan lainnya.

Mungkin masih banyak lagi tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh PT Kompas Gramedia yang luput dari perhatian saya. Dari sekian banyak kegiatan tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh PT Kompas Gramedia, sayangnya saya belum menemukan data dari beberapa sumber tentang kegiatan tanggung jawab lingkungan dalam bentuk penghijauan atau go green. Penghijauan belum menjadi kegiatan yang digalakkan dan menjadi kegiatan rutin. Padahal PT Kompas Gramedia merupakan salah satu konsumen kayu terbesar. Sudah seharusnya perusahaan lebih peduli terhadap lingkungan hidup. Semoga saya keliru dalam memberikan tanggapan karena kurangnya informasi.

Sabtu, 30 Juni 2012

Sepi Di Tengah Keramaian


Ketika mentari terbenam di ujung barat pantai Indonesia
Ketika bintang-bintang mulai berhamburan membentuk keindahan malam
Ketika api unggun mulai berkobar memakan kayu bakar
Ketika derai tawa serta canda kawan-kawan mulai mengudara

Hatiku hanya dapat terdiam, tertawa dalam kehampaan hati
Semua keceriaan dan keindahan membuatku terbunuh dalam hati yang sepi
Karena saat ini hanya kau yang aku butuhkan
Karena saat ini hanya kau yang aku inginkan

Kau seperti jantung di dalam tubuhku
Dia tidak pernah tahu kalau raga ini tidak dapat hidup tanpanya
Begitu juga denganmu
Kau tidak pernah tahu kalau jiwa ini tidak sanggup hidup tanpamu

Ingin kubunuh waktu
Agar waktu cepat berlalu dan bertemu denganmu
Ingin kuciptakan mesin waktu
Agar aku dapat berlari menuju waktu yang akan datang
Ingin kusiasati waktu
Agar aku dapat mengendalikan waktu

Aku selalu milikmu
Yang mencintaimu
Sepanjang hidupmu

Tips Menghindari Kejahatan Di Angkutan Umum

Sebelum saya mengendarai motor sendiri ke kampus, saya selalu naik bus dan kereta menuju  kampus. Karena mahasiswa, saat itu saya naik kereta ekonomi yang tentunya sangat banyak bahaya yang mengancam. Bus yang saya tumpangi juga merupakan bus yang terkenal dengan copetnya, yaitu bus PPD jurusan Grogol-Kampung Melayu, karena memang bus tersebut melintasi jalur bisnis Jendral Sudirman, bus tersebut sangat penuh pada jam berangkat dan pulang kantor. Saking penuhnya, saya beberapa kali naik bus tersebut hanya satu kaki yang dapat masuk, badan saya hanya setengah yang bisa masuk sisanya di luar dan keadaan bus tersebut sudah miring. Karena sangat penuh sesak, para pelaku kriminal pun memanfaatkan keadaan ini denga maksimal. Berikut beberapa tips agar terhindar dari target kriminal tersebut:

1.      Jangan menggunakan perhiasan atau aksesoris yang mencolok
Apabila kita menggunakan perhiasan atau aksesoris yang mencolok, hal tersebut akan menarik perhatian pelaku kejahatan. Aksesoris yang biasa dipakai wanita juga dapat menarik perhatian, karena biasanya semakin modis seorang wanita, maka barang-barangnya pun biasanya mahal meskipun belum tentu. Tetapi hal ini menarik para pelaku kejahatan untuk menjadikan Anda sebagai target.

2.      Jangan sampai tertidur
Jangan pernah tidur di atas angkutan umum, karena ini akan membuat pelaku kejahatan semakin leluasa untuk mengambil barang-barang berharga milik Anda.

3.      Jangan pernah membiarkan tas, dompet, dan handphone di luar pengawasan
Agar lebih mudah memantau barang-barang berharga Anda, tempatkan barang-barang tersebut pada satu tempat, misalnya tas. Kemudian letakkan tas tersebut dihadapan Anda, jangan pernah meletakkan tas yang anda pakai di belakang punggung atau di samping seperti tas wanita. Cek keadaan tas Anda sesering mungkin dengan meraba bagian bawah dan sisi samping tas untuk mengetahui apakah ada sobekan atau tidak.

4.     Waspada terhadap orang yang tidur, membaca, atau menyibukkan diri lainnya di samping Anda
Hal ini pernah saya alami sendiri, pelaku pura-pura tidur, tetapi tangannya ternyata meraba-raba resleting tas saya. Apabila Anda menemukan orang seperti ini, terus perhatikan gerakan tangannya, apabila tangannya ‘hilang’ satu kemungkinan besar sedang melakukan tindakan kriminal. Tetap jangan lupa awasi barang bawaan Anda semaksimal mungkin, karena bisa saja orang tersebut hanya pengalih perhatian Anda, pelaku sebenarnya adalah temannya yang sama sekali tidak Anda curigai.

5.      Jangan pernah memainkan handphone, ipod, ipad, atau gedget berharga lainnya
Jangan pernah memainkan barang-barang tersebut di atas kendaraan umum, kecuali memang sangat penting dan mendesak. Terlebih lagi jika gedget Anda merupakan barang terbaru dengan harga yang mahal, hal ini akan membuat Anda menjadi target kejahatan.

6.      Waspadai orang yang berteriak “awas, ada copet di bus ini”
Berdasarkan pengalaman, orang yang berteriak tersebut adalah pelakunya. 

7.      Jangan pernah menatap mata orang yang menyentuh atau menabrak Anda
Biasanya, gerakan seperti itu bertujuan untuk membuat Anda menatap matanya dan menghipnotis Anda.

8.      Jangan melamun
Melamun membuat Anda lebih mudah untuk diperdaya atau dihipnotis.

Sekian beberapa tips untuk menghindari pelaku kejahatan di angkutan umum yang dapat saya berikan berdasarkan pengalaman dan beberapa cerita teman yang pernah menjadi korban. Semoga bermanfaat :)

Bagaimana Bisa?


Kau seperti udara
Selalu kubutuhkan setiap detik
Kau seperti air
Selalu menghilangkan dahagaku
Kau seperti mentari
Selalu menyinari hari-hariku


Bagaimana bisa kau memukulkan suatu benda di kepalaku?
Sehingga aku hanya dapat mengingatmu
Bagaimana bisa kau menyelinap ke dalam hatiku?
Sehingga selalu membuat sejuk hatiku
Bagaimana pula kau hadir di mimpiku?
Sehingga membuat indah setiap malamku


Malam,
Selalu menggugah hatiku
Selalu merasa merindumu
Entah hatiku selalu ingin bertemu cintaku


Sejujurnya aku tak bisa menjalani hari tanpa dirimu
Tetapi yang terpenting, kau selalu hidup di hatiku
Entah sampai kapan

3 ea 09

Sejak saya menerima surat beasiswa dari Universitas Gunadarma, saya sudah yakin akan memilih lokasi kampus di Salemba. Selain karena lebih dekat dibandingkan dengan harus ke Depok, saat itu pacar saya juga kuliah di kawasan Salemba jadi saya punya teman untuk berangkat ke kampus.

Setelah perkuliahan dimulai, saya tidak menyangka kalau ternyata jurusan manajemen Salemba hanya satu kelas saja. Semasa SMA saya sudah membayangkan perkuliahan dengan kondisi kampus yang ramai dan teman yang sangat banyak. Ternyata teman satu kelas saya tidak sampai 25 orang dan hanya ada satu kelas di Salemba. Itu artinya, selama 4 tahun kita akan tetap satu kelas.

Awalnya saya mengira akan membosankan, tapi ternyata kita satu kelas semakin akrab dan sudah merasa seperti saudara. Sejak tingkat satu kami sering jalan-jalan bersama dari mulai ke Monas, Taman Menteng, nonton, sampai ikut kuis di salah satu stasiun televisi swasta.  Di kelas ini pun semuanya membaur, saking akrabnya hampir semua anak-anak di kelas pernah saya tebengin terutama kalau aja jadwal kuliah di Depok.

Kelas ini memang kompak, sampai-sampai di tingakat 2 kami pernah masuk kelas dirolling setiap minggunya dikarenakan kita kurang suka dengan dosennya. Selain killer, dosen tersebut suka marah-marah sendiri dan mengajarnya tidak jelas. Jadi waktu itu setiap mahasiswa masuk setiap 2 minggu sekali.

Meskipun kami anak Salemba, tatapi ada beberapa aktivitas belajar yang dilakukan di Depok seperti praktikum, ujian, mengurus administrasi, dan ada beberapa kelas biasa yang dijadwalkan di Depok. Biasanya jadwal di depok dijadikan satu misalnya praktikum dengan kelas biasa yang dijadwalkan di Depok. Seharusnya hal tersebut meringankan kami sebagai anak Salemba sehingga tidak perlu bolak balik ke Depok berkali-kali dalam satu minggu.

Tetapi yang terjadi malah sebaliknya, kami pernah berurusan dengan salah satu lab di kampus dikarenakan kelas kita dikasih jadwal shift terakhir yaitu jam 17.30-19.30, padahal sebelum lab tersebut kita ada kelas jam pertama yaitu jam 7.30-9.30 yang artinya kita harus menunggu selama ± 8 jam. Karena kuliah tersebut di Depok, kita ga bisa pulang, jadi terpaksa luntang lantung di kampus selama 8 jam, dan itu berlangsung selama satu semester. 

Hal yang tidak dapat diterima oleh saya dan teman-teman adalah para asisten lab sudah mengetahui bahwa kelas kita adalah mahasiswa Salemba, kenapa dikasih shift malam? Angkutan umum ke arah Kota dan Tangerang pada jam segitu sudah rawan dan agak susah. Kita sudah berusaha protes ke pihak lab dan bagian penjadwalan, tetapi jadwal tetap tidak bisa diubah. Pada minggu pertama praktikum kita satu kelas tidak masuk karena kurangnya informasi, kita tidak tahu kalau praktikum sudah dimulai, para asisten lab mengira kita ngambek dan tidak mau masuk kelas, sampai pada minggu berikutnya ketua kelas kita ditelepon oleh asisten lab dan dia minta maaf serta menyuruh kita untuk masuk lab pada minggu kedua. Saat itu kita satu kelas baru tahu kalau ternyata praktikum sudah dimulai dari minggu lalu. Karena kejadian tersebut, di semester berikutnya kelas kita dikasih shift pertama :D

Di kelas 3 ea 09 banyak calon-calon pengusaha sukses mungkin karena anak manajemen kali yaa? Dari mulai sales oriflame yang kabarnya sekarang sudah menjadi manajer tim, kaskuser yang sudah sangat berpengalaman menjual gadget mulai dari PS sampai BB BM, ada juga nci yang sukses jadi danbo seller,  dan saya yang sedang mencoba berbisnis coklat, pokoknya apa aja bisa dibisniskan di kelas kita :D
Semoga kelas 3ea09 bisa lulus dan wisuda bersama-sama tahun depan agar kita bisa berada di satu frame seperti foto-foto kita saat berkumpul selama ini, amiiiiin.. :D